Memaknai Angkatan 2014 “Smart Generation”

Logo Smart Generation 688Merasakan apa yang memang selayaknya dirasakan. Menunggu sesuatu yang memang akan datang pada waktunya.Lulus memang bukan perkara sepele yang hanya bisa dikatakan “Ah, Yang penting lulus”,”Ah yang penting alumni”.
Lalu apa guna ujian yang telah kita hadapi selama ini. Hanya sebuah history yang bisa dilupakan dengan kedipan mata dan menyerahkan apa adanya kepada yang Diatas.
Hakikat manusia memang untuk diuji. Ujian demi ujian dilewati tanpa dimaknai. Masalah demi masalah dilalui tanpa mengambil hikmah. Kejadian – kejadian dilewati tanpa mengenal tujuan.
Tanpa perkataan ingat pun kita tahu. Sekedar menjadi alumni itu gampang. Tidur pun kita bisa jadi alumni. Tapi apakah hakikatnya? Apakah tujuannya?
Kami merasa angkatan kami memiliki banyak kekurangan, Banyak sekali kekhilafan – kekhilafan yang seharusnya tidak terjadi. Pelajaran kita lupa, Sholat berjama’ah pun kalau ingat, Di beberapa kegiatan kami malas. Tapi jumlah kami berusaha menutupi satu sama lain.
Kami menghadapi ujian yang tak mudah, Penuh cobaan dan godaan yang benar – benar harus dihadapi. Dan usaha kami bukan cuma berdoa dan meneriakkan yel – yel semangat “Harus mumtazz” tanpa usaha. Beberapa diantara kami berusaha memanfaatkan waktu sebisa mungkin untuk belajar. Tapi beberapa diantara kami malah memanfaatkan waktu tersebut untuk mengerjakan pekerjaan yang tidak bermanfaat. Kesadaran kami masih kurang. Kami tidak menyalahkan siapapun. Tapi kemana diri kami selama ini yang kami tutup – tutupi. Kami sembunyikan dalam topeng kelas enam yang katanya penguasa.

Seakan – akan kamilah yang memiliki tempat ini. Disitulah bodohnya kami. Ujian praktek mengajar 25 hari lagi, belum ujian lisan dan ujian tulis. Tanpa iringan doa dan usaha dari teman, orang tua, sanak saudara, guru asatidz pembimbing dan jendral kami rasanya berat untuk melangkahkan kaki menuju predikat khusnul khotimah. Mumtaz itu bukan segalanya. Kalau hanyalah mumtaz apa kata ibadah kita nanti, apa harapan orang tua nanti, salahkah doa kami kalau kita berharap mumtaz. Padahal ada satu niat kita yang terlupakan. Kami cuma berharap satu, yaitu khusnul khotimah. Semoga alumni 2014 tahun ini bisa lulus dengan KHUSNUL KHOTIMAH ‘ILMAN, KHULUQON WA ADABAN.

Disadur dari blog lama saya : http://evancaezar.blogspot.co.id/2014/03/alumni-2014-smart-generation.html
Tertanggal : 3 Maret 2014

Advertisements

2 thoughts on “Memaknai Angkatan 2014 “Smart Generation”

Balas

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s