Berhati – hati dengan Zina Hati

Mengingat-Dampak-dan-Bahaya-dari-Perbuatan-Zina

Siapa sih yang tidak mendambakan pria/wanita impian. Yang sesuai kriterianya masing – masing. Bahkan beberapa orang sudah di target malah, menginginkan seseorang menjadi pendamping hidupnya suatu saat kelak. Yang terlebih lagi, sudah mengunci hubungan dari awal, biar nggak keduluan katanya.

Mendalami pengetahuan dalam beragama memang susah – susah gampang. Contohnya sholat, pertama sholat hanya untuk perintah, ikuti syariatnya, ikuti gerakannya. Setelah agak dewasa, sholat pun diikuti dengan bacaan. Kemudian, sholat harus diawali dengan niat yang ikhlas. Tahapan selanjutnya, khusu’ dan seterusnya. Sehingga arti ibadah itu semakin tinggi dan akhirnya menuju Allah SWT.

index

Maka jangan puas ketika sudah hafal gerakan dan bacaan sholat. Seiring berjalannya waktu, manusia harus memperdalam ilmu agamanya. Mengkaji lebih lanjut ayat – ayat-Nya, mengikuti sunnah rasul-Nya. Sehingga tidak cuma taqlid al-A’ma.

Begitu pula dalam berhubungan antara ikhwan dan akhwat. Selalu ada tingkatan terbaik dalam berhubungan. Jikalau akhwat sudah berhijab, Alhamdulillah. Sudah menundukkan pandangan, Alhamdulillah lagi. Lebih lanjut lagi, menjauhi hubungan yang tidak baik lebih Alhamdulillah lagi. Semakin baik dan semakin baik pula.

Tantangan dunia dakwah modern adalah berkembangnya teknologi yang seolah – olah tidak memiliki batasan. Dalam bentuk lain seolah berkata teknologi tidak pernah diatur dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Sehingga batasan – batasan dalam Al-Qur’an dan Hadits pun dilompati dengan adanya teknologi sekarang ini.

Dalam hal ini, maka berhubungan tanpa bertemu, bersentuhan, dan tidak mendekati zina dianggap halal dan sah – sah saja. Zina seolah – olah cuma apa yang dapat dirasakan indera manusia yaitu mata, telinga, dan kulit. Apalagi menghalalkan hubungan yang sama sekali tidak mendekati zina, LDR 100% katanya. đŸ˜€

Padahal Rasulullah SAW sudah memberi tahu umatnya ukuran zina :

Screenshot_1

(Dari kitab Riyadush Sholihin Bab ‘Tahriim an-Nadhr ila al-Imroah al-Ajnabiyyah wa al-Amrod al-Hasan li Ghoiri Hajah asy-Syari’ah’)

Jika ikhwan/akhwat sekalian mungkin tidak akan ragu lagi, bersentuhan pasti termasuk dalam mendekati zina. Lalu bagaimana dengan melihat, mendengar, dan berbicara? Dan apa itu ‘Hati yang mengharapkan dan membayangkan’? Apakah itu yang dinamakan zina hati?

Karena sasaran kali ini adalah yang LDR 100% (katanya, :D) maka mari kita mulai dengan mendengar. Dalam kitabnya dijelaskan bahwa ‘Dan telinga zinanya adalah mendengar’, penjelasannya apabila seseorang mendengarkan suara perempuan dan menikmatinya maka hal ini termasuk mendekati zina. (Bagaimana dengan lagu? Insya Allah akan dibahas lebih lanjut di post lain …)

Begitu pula dengan hati, jika dilihat dalam matan haditsnya ada 3 hal yang termasuk zina hati : Berhasrat, Membayangkan, dan Mengharapkan.Tentu saja, hanya Allah SWT yang tahu apa yang ada di dalam hati manusia. Sehingga, upaya kita sebagai manusia biasa adalah menghindarinya.

261351_156439954428446_100001873281630_341328_2013453_n

Tapi Islam adalah agama yang menghormati fitrah manusia, jangan gara – gara postingan ini sampeyan – sampeyan langsung mengurung diri di kamar. Tentu saja perasaan tidaklah salah, tapi perbuatan – perbuatan buruk yang timbul akibat perasaan itulah yang menjadikannya buruk.

Mengharap berlebihan, membayangkan yang tidak seharusnya,  atau  menjalin hubungan dengan tidak syar’i itulah yang harus dihindar. Maka ketika melakukan hal – hal seperti ini jangan dibilang ‘Yang penting kan kita nggak ngapa – ngapain’.

Ikhwan/Akhwat sekalian, Ada cara yang lebih baik dalam menghormati perasaan ini. Menjadikan perasaan tersebut kebaikan beramal sholeh  daripada kemesraan anget – anget ayam goreng. Mari baca :

4 Langkah dalam Penantian

Advertisements

Balas

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s