Hanya 17.5 % Yang Lulus (Pengalaman SBMPTN 2016-2)

Ujian SBMPTN selesai. Sama halnya ujian – ujian yang saya alami sebelumnya (terutama di Gontor), yang berati selesainya ujian belum menentukan kelulusan. Masih ada satu perjuangan lagi, perjuangan dengan doa. Entah kata-kata ini dapat darimana tapi sungguh menggugah dan memotivasi.

Informasi-SBMPTN-2015-Universitas-Lampung

Jikalau usaha dan kerja kerasmu sudah mencapai batasnya, biarlah doa dan tawakkal yang berperang di langit menentukan hasil usahamu.

Berbeda dengan anak-anak SMA selesai UN kemarin, belum keluar hasil UN nya sudah pesta, foya-foya, dsb. Iya kalau lulus, kalau nggak?

Maka hari demi hari saya lalui dengan doa, waktu-waktu mustajab berdoa pun tak pernah dilewatkan, apalagi diantara dua khutbah Jum’at. Walaupun doanya selalu berharap diberikan yang terbaik, tapi dalam hati toh saya pingin diluluskan ke UNY. Maklum, saya kan manusia.

Hari pengumuman tiba, berhubung HP saya HP jadul ditambah kuota internet yang mengenaskan (Hiks…) saya pergi ke warnet. Sebenarnya ditawari untuk lihat di rumah teman, karena disana ada Wi-Fi, tapi rasanya kok kurang privasi lihat di rumah orang. Iya kalau lulus, kalau nggak kan malu sendiri nanti.

Total pesera yang lulus adalah 126.804 peserta, sekitar 17,5 persen dari total pendaftar SBMPTN 2016 yang mencapai 721.326 orang. Sebanyak 594.522 peserta atau sekitar 82,5 persen tidak lulus seleksi.. Perbandingan untuk program studi saya (Manajemen Pendidikan – UNY) peminat tahun 2015 sekitar 650 orang dan yang diterima tahun lalu hanya 24 orang. Berarti perbandingan kelulusannya sekitar 1:27.

 

Dan setelah saya buka hasilnya, Alhamdulillah diterima di pilihan pertama. Manajemen Pendidikan-UNY, sesuai target. Sempat tidak percaya, mampu menyingkirkan sekitar 26 peserta lain, tapi tentu saja ini harus disyukuri. Memang yang terbaik.

untitled

Banyak ucapan terima kasih yang harus saya sampaikan, terutama dukungan kawan-kawan di UNIDA, walaupun lebih mendukung saya untuk tetap lanjut. Hehehe… Ketua HMP TI yang sudah ngasih contoh-contoh soal. Dan lain sebagainya

Umur saya 21 tahun, mengulang pendidikan S1 selama 4 tahun. Dengan teman – teman sekelas yang rata-rata 19 tahun. Terbilang saya ini sudah cukup umur, tapi teringat kata-kata.

 

و من فاته التعليم وقت شبابه # فكبر عليه أربعا لوفاته

Ya, iyalah. Saya nggak mau ditakbir 4 kali cuma gara – gara melewatkan ta’lim dan belajar.

Advertisements

2 thoughts on “Hanya 17.5 % Yang Lulus (Pengalaman SBMPTN 2016-2)

Balas

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s