Diawali dengan Training ESQ [MABAUNY#1]

‘Leading in Character Education’, itulah motto kampus ini, kampus pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Pertama kali saya lihat ini di website kampus, saya sempat sinis. “Karakter? Heh?! Tahu apa kampus luar tentang karakter?”

13920605_1744915049113741_1879887894814928738_n

Begitu pula dengan visinya, “Menjadi Universitas Kependidikan Kelas Dunia Berlandaskan Ketaqwaan, Kemandirian, dan Kecendikiaan”. Pertama kali tentu bangga, visi kampus ini sudah sejalan dengan visi pribadi saya. Menempatkan ketaqwaan atau agama di nomor 1 merupakan hal yang jarang ditemukan selain di pondok. Tapi pertanyaan itu kembali lagi, yakin bisa menomor 1 kan agama di dalam kampus?

Pertanyaan ini dijawab dengan sebuah training yang diadakan pertama kali ketika mahasiswa baru masuk UNY, Training ESQ. Kagum, tentu saja. Dan berikutnya saya mengakui, ternyata pendidikan karakter di kampus ini tidak main-main, tidak cuma tertulis di depan kampis saja.

Kegiatan training ESQ ini berlangsung 2 hari (3-4 Agustus 2016) dan cukup memainkan emosi. Diawal kegiatan peserta bermain, tertawa, senang 1 jam berikutnya bisa jadi peserta menangis, sedih, menyesal dan lain sebagainya. Dan saya rasa, itu juga sifat alami manusia. Hatinya selalu berubah-ubah oleh Zat yang Merubah Hati Manusia, Ya Muqqolibal Qulub.

zmp-dan-esq-mode

Ada satu hal yang unik dari training ini. Yaitu ketika trainer bertanya “Siapakah idola favorit kalian selain Rasulullah SAW dan para sahabatnya?” -Saya menghargai apapun jawaban peserta- Hanya saja, aneh rasanya mendengar seorang muslim mengidolakan Adolf Hitler, Donal Trump, dsb. Alangkah baiknya kita sebagai seorang muslim mengidolakan tokoh-tokoh muslim. Dan tentu saja, mengidolakan Nabi besar kita Muhammad SAW.

Pertanyaannya, bisakah hasil training ini bertahan seumur hidup dalam hati para peserta? Wallahu A’lam. Tentu saja, beruntunglah mereka yang mensucikan jiwa.

Ya Muqqolibal Quluub, Tsabit Quluubana fi Diinika.

Demi matahari dan cahayanya di pagi hari,
Demi bulan apabila mengiringi,
Demi siang apabila menampakkannya,
Demi malam apabila menutupi,
Dan langit serta pembinaannya,
Dan bumi serta penghamparannya,
Demi jiwa serta penyempurnaannya,
Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu kefasikan dan ketakwaan,
Maka beruntunglah orang yang mensucikan jiwanya,
Dan merugilah orang yang mengotorinya.
(Asy-Syams 1-10)

Advertisements

Balas

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s