Bentrokan Ideologi

batman-v-superman-final-trailer-hq

Hampir dari sekian film baru-baru ini punya alur cerita yang hampir sama. Dimana tokoh utama dan musuhnya punya ideologi masing-masing untuk memecahkan masalah yang terjadi di dunia. Batman dengan keyakinan bahwa manusia super akan membawa masalah bagi dunia suatu hari nanti dan superman yang beranggapan bahwa kekuatannya mampu menyelesaikan masalah. Begitu pula, film-film lain seperti The Hunger Games dan The Maze Runner.

Walaupun akan bercerita jauh mengenai ideologi, setidaknya izinkan saya untuk mengupas ideologi termudah, tergampang, dan terburuk. Hedonisme. Kata kuncinya mudah, YOLO (You Only Life Once), kamu hanya hidup sekali, bukan begitu? Maka nikmatilah. Begitu kata mereka. Yang pada akhirnya tumbuh dan berkembang menjadi ideologi murahan saat ini. Berkembang pesat tak terbatas dikalangan anak muda zaman sekarang.

large

Berbicara tentang ideologi, saya jadi ingat tentang beberapa ideologi yang pernah tumbuh di negeri ini dan hampir mencapai puncaknya, sebelum akhirnya dihapuskan dan dimusnahkan untuk saat ini dan seterusnya. Komunis. Walaupun bisa dibilang punya tujuan yang “baik”, akan tetapi karena cara pencapaiannya yang “terceritakan” keji. Maka pada akhirnya hilang tak berbekas di negeri ini.

Sejarah lain juga mengatakan yang sama, bahwa perang besar tidak terjadi karena merebutkan harta, kekuasaan, maupun wanita (jika ada yang beranggapan seperti itu). Akan tetapi karena kekuatan ideologi yang mampu menciptakan peperangan karena dalam kadar kebenaran yang seimbang. Seperti kisah Adolf Hitler yang diyakini menyanjung Karl Marx karena ideologi marxismenya, begitu pula awal kisah perang-perang yang lain. Selalu ada ideologi yang kuat mengiringi dibelakangnya.

hitler-window_3162581k

Hingga pada akhirnya bentrokan ideologi memang tidak dapat dihindari. Dan ketika ideologi itu bertemu dalam satu titik, hanya satu pertanyaan besar diantara mereka “Ideologi mana yang benar?”. Bahkan karena jawaban kosong yang  hanya mereka dapat antara satu sama lain, maka pertanyaan itu pun berubah menjadi “Ideologi mana yang menang?”.

Advertisements

Balas

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s