Mana yang lebih luas? Etika universal atau Islam?

dunia-akhirat

Walaupun terkadang saya ini kuliah jarang fokus, tapi dalam beberapa kasus terkadang saya memperhatikan betul kata demi kata yang keluar dari dosen saya. Termasuk perkuliahan beberapa hari kemarin yang mengatakan bahwa “etika universal lebih tinggi dari etika agama”. Ehm, entah kenapa telinga saya kadang-kadang memang sensitif.

Tidak hanya dosen, tapi saya yakin banyak sekali orang yang berpikiran demikian. Terutama pasca-911 ataupun pasca kejadian-kejadian “teroris” lainnya. Atau mungkin bolehlah, tanpa melibatkan kejadian-kejadian tersebut pun, memang banya yang sudah berpikiran demikian.

Dunia adalah tempat tinggal manusia. Manusia yang terdiri dari beragam jenis budaya, suku, bangsa, agama, kepercayaan, dan negara. Sehingga kita harus yakini, bahwa kita sebagai manusia adalah bagian dari warga dunia. Kesadaran ini perlu untuk membangun sikap humanis, toleran, dan cinta damai. Tentu saja saya setuju.

Tapi sebagai umat muslim, wawasan kita harus jauh lebih luas lagi. Bukan malah lebih sempit, betul kan. Bukan lagi kita sadar bahwasanya manusia adalah warga dunia, tapi sebaliknya umat muslim pasti sadar bahwasanya manusia pada mulanya adalah penghuni surga yang ada di akhirat. Dan pada akhirnya kita juga akan kembali ke akhirat. Maka kesadaran ini perlu untuk membangun iman, taqwa dan sikap zuhud.

Dua hal ini sejatinya tidak bersebrangan. Hanya saja ketika mereka yang meninggikan etika universal lebih tinggi dari agama menganggap bahwa agama adalah hal yang berpotensi memecah belah manusia. Padahal kesadaran kita umat muslim lebih luas kok jangkauannya, akhirat. Bayangkan? Kesadaran mana yang lebih tinggi dari umat muslim.

Pertanyaannya, sebegitu pentingkah pembangunan toleransi sampai-sampai mengaburkan kebenaran yang sudah ada. Maka sekali-kali bolehlah saya mengutip kata-katanya Pak Barok. Pak Barrack Obama maksudnya, “Islam sudah punya budaya membanggakan tentang toleransi”. Mungkin lebih kasarnya, “jangan ganggu kualitas kebenaran kami dengan sesuatu yang kalian sebut toleran itu.”

136896-barack-obama-quote-islam-has-a-proud-tradition-of-tolerance

Advertisements

3 thoughts on “Mana yang lebih luas? Etika universal atau Islam?

Balas

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s